Tren Kejahatan Internet 2015


Kejahatan dunia maya berdasarkan catatan dari tahun ke tahun memperlihatkan peningkatan. Biaya yang ditimbulkan tentu sangat meresahkan, mulai dari kerugian waktu, hilangnya peluang bisnis sampai tercemarnya reputasi atau nama baik.

Vendor antivirus Eset memperkirakan beberapa poin penting yang akan menjadi tren keamanan komputer di tahun 2015. Eset memperkirakan model dan pola serangan akan mengalami pergeseran di tahun 2015. Salah satu yang diprediksi meningkat adalah:

1. Serangan dengan fokus target tertentu

Serangan tersebut yang secara internasional dikenal sebagai Advanced Persistent Threats (APT).

2. Sistem pembayaran online

Sistem pembayaran online lewat internet masih akan menjadi sasaran empuk penjahat  dunia maya. Banyaknya pengguna mencerminkan banyaknya data dan tentu berkaitan dengan jumlah transaksi di dalamnya.

3. Point of Sales System
Serangan pada Point of Sales (PoS) System diperkirakan akan mengalami peningkatan mengingat sistem pada PoS konvensional masih digunakan secara luas. Tercatat serangkaian serangan worm pada sistem tersebut, Eset mendeteksi worm Win32/BrutPOS pada PoS System. Modusnya dengan melakukan overused passwords untuk bisa login lewat Remote Desktop Protocol (RDP).

4. Bitcoin, Ransomware dan Malware

Sebagaimana tren di tahun sebelumnya, malware developer tetap akan mencari celah yang bisa digunakan untuk masuk dan menginjeksi program hasil kembangannya. Bitcoin atau mata uang yang kini banyak digunakan di dunia maya kembali akan menjadi sasaran di tahun 2015 ini. Bitcoin diprediksi juga akan menjadi tebusan yang diminta oleh penyebar ransomware.

5. Perangkat digital

Saat ini semua perangkat digital jenis baru sudah bisa terkoneksi dengan internet, mulai dari perangkat rumah tangga, pengamanan rumah, hingga perangkat pengamat cuaca. Tren perangkat yang terkoneksi internet akan terus berlangsung di 2015 tetapi diprediksi serangan cybercrime tidak sampai menyentuh perangkat tersebut secara masif. Masih segar dalam ingatan, pada tahun 2014 ada beberapa bukti peretasan yang bisa dilakukan ke sistem komputer pada mobil seperti ditunjukkan di ajang konferensi Defcon, http://bit.ly/1nqcUDG.

Yudhi Kukuh (Technical Consultant PT Prosperita, Eset Indonesia) mengingatkan bahwa potensi serangan di dunia maya akan terus meningkat sejalan dengan kecanggihan yang dihasilkan teknologi. Serangan terhadap perangkat rumah tangga berteknologi digital baru akan menjadi target secara luas dan masif dalam beberapa tahun lagi. Sementara di 2015 diprediksi skalanya masih rendah dan belum bisa ditujukan untuk motif ekonomi.

Sumber

0 comments: